Malang Nian, Petani di Labuhan Batu Utara Diterkam Buaya di Hadapan Istri dan Anak
![]() |
| Ilustrasi buaya. (Pexels) |
Nasib malang dialami oleh seorang petani di Kualuh Selatan, Labuhan Batu Utara. Dia diterkam oleh seekor buaya di hadapan istri dan anaknya langsung. Kini, dirinya masih hilang dibawa oleh buaya itu.
Dilansir dari berbagai sumber, Senin (27/7), korban bernama Ponidi dan keluarganya saat itu naik sampan melalui Parit Cina untuk menuju kebun sawitnya.
Setibanya mereka di lokasi, Ponidi turun dan menambatkan perahu. Namun tiba-tiba, ada buaya yang langsung menerkamnya. Dia pun langsung dibawa tenggelam oleh buaya itu.
"Saat kejadian korban yang merupakan warga sekitar berniat pergi ke kebun sawitnya bersama istri dan seorang anaknya sekitar pukul 11.00 Wib," kata Humas Kantor SAR Medan, Sariman Sitorus.
"Sesaat kemudian Ponidi tidak terlihat lagi dan hilang," tambah Sariman.Setelah kejadian, istri dan anak Ponidi langsung melaporkan peristiwa yang terjadi kepada warga dan aparat setempat.
Informasi tersebut langsung diteruskan kepada Pos SAR Tanjung Balai.
"Personel sudah tiba di Labura dan berkoordinasi dengan BPBD Labura dan pihak kecamatan, namun berhubung sudah malam hari maka diputuskan pelaksanaan operasi SAR dilakukan pagi ini," kata Koordinator Pos SAR Tanjung Balai Sukro Adi.

0 Response to "Malang Nian, Petani di Labuhan Batu Utara Diterkam Buaya di Hadapan Istri dan Anak"
Posting Komentar